Minggu, 07 Oktober 2012

Sistem Terdistribusi


Sistem Terdistribusi
Sistem terdistribusi merupakan kumpulan otonomi komputer yang terhubung melalui sistem jaringan komputer dan dilengkapi dengan sistem software untuk membentuk fasilitas komputer integrasi.

Poses  yang dijalankan
-          Dijalankan secara bersama-sama
-          Interaksi bekerja sama dalam mencapai tujuan yang sama
-          Mengkoordinasikan aktivitas dan perputaran informasi dimana pesan yang dikirim terkoordinasi

Jaringan
-          Internet: global jaringan terkoneksi komputer yan berinteraksi melalui IP (Internet Protocol)
-          Intranet: mencakup lingkungan tertentu saja

Karakteristik Internet
-          Berhubungan sangat besar dan beragam (heterogen)
-          Fasilitas email transfer file dalam komunikasi multimedia
-          Open ended
-          Menghubungkan internet melalui backbone

Karakteristik Intranet
-          Beberapa LAN dihubungkan melalui backbone
-          Merupakan media transmisi informasi
-          Menyediakan layanan
-          Dihubungkan keinternet melalui gateway
-          Melindungi komunikasi keluar masuk firewall
Karakteristik Sistem Terdistribusi
-          Concurrency of components
Beberapa pemakai browser mengakses suatu halaman web secara bersamaan
-          No global clock
Mensinkronkan waktu seluruh komputer yang terlibat
-          Independent failures of components
Setiap komputer dapat mengalami kegagalan namun setiap komponen lain tetap berjalan

Permasalahan Sistem Terdistribusi
-          Heterogeinity
Suatu sistem terdistribusi dapat dibangun dari web yang berbeda
-          Openness
Setiap komponen memiliki antar muka (interface) yang dipublish kemampuan kekomponen lain
-          Security
Suatu informasi yang perlu dienkripsikan
-          Scalability
Penambahan pemakai membutuhkan penambahan pemakai secara serentak
-          Failure Handling
Setiap proses jaringan dapat mengalami kegagalan secara independent, tetapi komponen lain harus berjalan dengan baik
-          Conccurency of Component
Segala hal yang dapat digunakan bersama dalam jaringan computer
-          Transparasi
Transparan bagi pemakai dan keberadaan beberapa komponen tampak sebagai suatu sistem

Tugas 2 (Tawuran)


Tawuran

1.      Definisi Tawuran
Tawuran merupakan suatu kegiatan perkelahian atau tindak kekerasan yang dilakukan oleh sekelompok atau suatu rumpun masyarakat. Tawuran yang sering dilakukan pada sekelompok remaja terutama oleh para pelajar seolah sudah tidak lagi menjadi pemberitaan dan pembicaraan yang asing lagi ditelinga kita.  Kekerasan sudah dianggap sebagai pemecah masalah yang sangat efektif yang dilakukan oleh para remaja. Hal ini seolah menjadi bukti nyata bahwa seorang yang terpelajar pun leluasa melakukan hal-hal yang bersifat anarkis, premanis, dan rimbanis. Tentu saja perilaku buruk ini tidak hanya merugikan orang yang terlibat dalam perkelahian atau tawuran itu sendiri tetapi juga merugikan orang lain yang tidak terlibat secara langsung.
2.      Siapa saja yang terlibat tawuran
Tawuran sering terjadi dikalangan, pelajar, mahasiswa dan warga desa. Maka tak heran jika kita sering menjumpai aksi perkelahian masal ini di jalan, khususnya diwilayah ibukota.
3.      Faktor-faktor penyebab tawuran
Ada dua faktor penyebab terjadinya tawuran antar pelajar yaitu faktor internal dan faktor eksternal. Yang dimaksud dengan faktor internal di sini adalah faktor yang berlangsung melalui proses internalisasi diri yang keliru oleh remaja dalam menanggapi miliu di sekitarnya dan semua pengaruh dari luar. Perilaku merupakan reaksi ketidakmampuan dalam melakukan adaptasi terhadap lingkungan sekitar.
Sedangkan faktor eksternal adalah sebagai berikut:
a.       Faktor Keluarga
o   Baik buruknya rumah tangga atau berantakan dan tidaknya sebuah rumah tangga.
o   Perlindungan lebih yang diberikan orang tua.
o   penolakan orang tua, ada pasangan suami istri yang tidak pernah bisa memikul tanggung jawab sebagai ayah dan ibu.
o   pengaruh buruk dari orang tua, tingkah laku kriminal dan tindakan asusila.

b.      Faktor lingkungan sekolah
Lingkungan sekolah yang tidak menguntungkan bisa berupa bangunan sekolah yang tidak memenuhi persyaratan, tanpa halaman bermain yang cukup luas, tanpa ruangan olah raga, minimnya fasilitas ruang belajar, jumlah murid di dalam kelas yang terlalu banyak dan padat, ventilasi dan sanitasi yang buruk dan lain sebagainya.
c.       faktor miliu/lingkungan
Lingkungan sekitar yang tidak selalu baik dan menguntungkan bagi pendidikan dan perkembangan remaja. Seorang remaja yang tinggal dilingkungan rumah yang tidak baik akan menjadikan remaja tersebut ikut menjadi tidak baik. Kekerasan yang sering remaja lihat akan membentuk pola kekerasan dipikiran para remaja. Hal ini membuat remaja bereaksi anarkis. Tidak adanya kegiatan yang dilakukan untuk mengisi waktu senggang oleh para pelajar disekitar rumahnya juga bisa mengakibatkan tawuran.
4.      Solusi mengatasi tawuran
a.       Tanamkan moral dan etika baik pada anak.
b.      Memberikan pendidikan moral untuk para pelajar.
c.       Menghadirkan seorang figur yang baik untuk dicontoh oleh para pelajar. Seperti hadirnya seorang guru, orangtua, dan teman sebaya yang dapat mengarahkan para pelajar untuk selalu bersikap baik.
d.      Memberikan perhatian yang lebih untuk para remaja yang sejatinya sedang mencari jati diri.
e.       Memfasilitasi para pelajar untuk baik dilingkungan rumah atau dilingkungan sekolah untuk melakukan kegiatan-kegiatan yang bermanfaat  diwaktu luangnya. Contohnya  : membentuk ikatan remaja masjid atau karangtaruna dan membuat acara-acara yang bermanfaat, mewajibkan setiap siswa mengikuti organisasi atau ekstrakulikuler disekolahnya.
f.       Keluarga sebagai awal tempat pendidikan para pelajar harus mampu membentuk pola pikir yang baik untuk para pelajar.
g.      Masyarakat mesti menyadari akan perannya dalam menciptakan situasi yang kondusif.
h.      Lembaga pendidikan formal sudah semestinya memberikan pelayanan yang baik untuk membantu para pelajar mengasah kemampuan dan mengembangkan segala potensi yang ada didalam dirinya.

Sumber :

TUGAS 1 (Ilmu Sosial Dasar )



Ilmu Sosial Dasar

1.      Definisi  Individu, Keluarga dan Masyarakat
a.      Individu
Individu berasal dari kata latin individuum yang artinya tidak terbagi. Individu menekankan penyelidikan kepada kenyataan-kenyataan hidup yang istimewa dan seberapa mempengaruhi kehidupan manusia. Individu bukan berarti manusia sebagai suatu keseluruhan yang tidak dapat dibagi, melainkan sebagi kesatuan yang terbatas, yaitu sebagai manusia perseorangan.
Individu adalah seorang manusia yang tidak hanya memiliki peranan khas di dalam lingkungan sosialnya,melainkan juga mempunyai kepribadian serta pola tingkah laku spesifik dirinya. Terdapat tiga aspek yang melekat sebagai persepsi terhadap individu, yaitu aspek organik jasmaniah, aspek psikis-rohaniah, dan aspek-sosial yang bila terjadi kegoncangan pada suatu aspek akan membawa akibat pada aspek yang lainnya. Individu dalam tingkah laku menurut pola pribadinya ada 3 kemungkinan: pertama menyimpang dari norma kolektif kehilangan individualitasnya, kedua takluk terhadap kolektif, dan ketiga memengaruhi masyarakat.

b.      Keluarga
Keluarga adalah sekelompok orang yang mendiami sebagian atau seluruh bangunan yang tinggal bersama dan makan dari satu dapur yang tidak terbatas pada orang-orang yang mempunyai hubungan darah saja, atau seseorang yang mendiami sebagian atau seluruh bangunan yang mengurus keperluan hidupnya sendiri.
Keluarga berasal dari bahasa Sansekerta: kula dan warga “kulawarga” yang berarti “anggota” “kelompok kerabat”. Keluarga adalah lingkungan di mana beberapa orang yang masih memiliki hubungan darah, bersatu. Keluarga inti ”nuclear family” terdiri dari ayah, ibu, dan anak-anak mereka.

keluarga juga bisa dikatakan sebagai:
v    Unit terkecil dari masyarakat
v    Terdiri atas 2 orang atau lebih 
v    Adanya ikatan perkawinan atau pertalian darah 
v    Hidup dalam satu rumah tangga 
v    Di bawah asuhan seseorang kepala rumah tangga 
v    Berinteraksi diantara sesama anggota keluarga 
v    Setiap anggota keluarga mempunyai peran masing-masing 
v    Diciptakan, mempertahankan suatu kebudayaan
Berbagai peranan yang terdapat di dalam keluarga adalah sebagai berikut : 
  • Peranan Ayah
Ayah sebagai suami dari istri dan anak-anak, berperan sebagai pencari nafkah, pendidik, pelindung dan pemberi rasa aman, sebagai kepala keluarga, sebagai anggota dari kelompok sosialnya serta sebagai anggota dari kelompok sosialnya serta sebagai anggota masyarakat dari lingkungannya.
  • Peranan Ibu
Ibu sebagai istri dan ibu dari anak-anaknya, ibu mempunyai peranan untuk mengurus rumah tangga, sebagai pengasuh dan pendidik anak-anaknya, pelindung dan sebagai salah satu kelompok dari peranan sosialnya serta sebagai anggota masyarakat dari lingkungannya, disamping itu juga ibu dapat berperan sebagai pencari nafkah tambahan dalam keluarganya. 
  • Peran Anak
Anak-anak melaksanakan peranan psikosial sesuai dengan tingkat perkembangannya baik fisik, mental, sosial, dan spiritual.
c.       Masyarakat
Dalam bahasa inggris, masyarakat disebut society. Asal kata socius yang berarti kawan. Adapun kata masyarakat berasal dari bahasa arab yang berarti berkumpul dan bekerja sama. Adanya saling berkumpul dan bekerjasama ini karena adanya bentuk-bentuk aturan hidup yang bukan disebabkan oleh manusia sebagai perseorangan, melainkan oleh kekuatan lain dalam lingkungan sosial yang merupakan kesatuan. Dengan menggunakan pikiran, naluri, perasaan, keinginan dsb manusia memberi reaksi dan melakukan interaksi dengan lingkungannya. Pola interaksi sosial dihasilkan oleh hubungan dalm suatu masyarakat.


2.      Keluarga Ideal
Tujuan hidup seseorang pastinya menikah dengan orang yang dikasihinya. Tetapi sebelum menikah, penting dilakukan untuk melakukan perencanaan pernikahan. Pasalnya, dengan perencanaan tersebut tentunya akan dapat membentuk keluarga ideal. Keluarga ideal harus melalui ketahanan keluarga. Sehingga sebelum menikah penting melakukan perencanaan baik dari segi mental maupun kesehatan. Tiap pasangan harus memahami dulu arti dan maksud tujuannya menikah. Dalam hal kesehatan, tentunya kesehatan lingkungan dan reproduksi harus diperhatikan. Hidup harus direncanakan, begitu juga dengan membentuk keluarga dengan gaya hidup sehat. Penjelasan di atas adalah perencanaan membentuk keluarga ideal menurut saya.
Keluarga Ideal Adalah Sesuatu Unit kecil dalam masyarakat yang terdiri dari kelapa Keluarga dan berapa yang berkumpul di sesuatu tempat atau saling ketergantungan satu sama lain.

3.      Hubungan permasalahan dalam keluarga dan masyarakat
Permasalah dalam  keluarga sering yang kita alami dalam anggota keluarga, masalah ini timbul adalah :
  1. Antara suami-istri
  2. Masalah antara orang tua dan anaknya
  3. masalah dengan saudara dalam keluarga
Berikut masalah yang seringkali terjadi dalam kehidupan masyarakat:
a. Penggusuran tempat dagang dan rumah tanpa IMB dan tanpa SITU ,
Di berbagai media elektronik sering sekali menampilkan penggusuran rumah dan lahan perdagangan tanpa IMB (Izin Mendirikan Bangunan) dan SITU (Surat Izin Tempat Usaha) , masalah yang terjadi adalah konflik antara warga yang mengalami penggusuran dengan pihak yang melakukan penggusuran karena dari pihak warga yang digusur tempat tinggal atau lahan usahanya mengaku sering membayar uang bangunan tiap bulannya kepada seseorang yang tidak diketahui asal-usulnya sedangkan dari phak yang memliki lahan merasa tidak terima jika lahannya dijadikan tempat usaha bagi orang lain .


b. Razia Gelandangan dan Pengamen
Konflik yang terjadi kali ini memang sering disaksikan di berbagai tepat khususnya di kota-kota besar , puncak masalahnya adalah seringkali pengamen,pengemis dan gelandangan ini kejar-kejaran dengan petugas karena merasa tidak pantas ditangkap dan dirazia petugas karena mereka menganggap bahwa mereka hanya mencari nafkah bagi keluarganya dan mereka juga menganggap masyarakat tidak merasa terganggu dengan adanya mereka sedangkan dari pihak petugas merasa mereka hanya menjalankan tugasnya untuk mentertibkan kota .

Dari masalah diatas dapat dicarikan solusi bahwa seharusnya pengamen,pengemis dan gelandangan memiliki jaminan akan kehidupannya dan mereka haruslah mendapatkan tempat hunian yang layak dan selain itu perlu disediakan bagi mereka lapangan kerja yang luas untuk menenkan tingkat kemiskinan , pengangguran dan tindak kriminal di Indonesia .
Masih banyak lagi contoh yang merupakan masalah ketika kita hidup bermasyarakat , contoh diatas merupakan dua contoh dari sekian banyak contoh masalah yang harus segera dicarikan solusinya karena jika tidak akna berdampak buruk bagi kemajuan bangsa ini , ini adalah masalah bersama yang melibatkan rakyat dan pemerintahnya .


4.      Permasalahan-permasalahan yang terjadi dalam keluarga
Permasalah dalam keluarga sering yang kita alami dalam anggota keluarga, masalah ini timbul adalah :
  1. Antara suami-istri
Biasanya permasalahan yang terjadi antara suami dan istri masalah salah paham, faktor ekonomi dan perbedaan pendapat.
  1. Masalah antara orang tua dan anaknya
Anak yang sulit dikasih tau / nakal sering kali membuat orang tua jengkel, kemauan anak yang keras dan orang tua yang harus diikuti membuat masalah ini sering terjadi. Dalam posisi ini anak lah yang sering melakukan kesalahan.

  1. Masalah dengan saudara dalam keluarga
Sering terjadi dan mungkin sudah umum kalau terjadi permasalah saudara dalam keluarga, terutama adik dan kakak. Dari perkelahian, beda pendapat, sifat iri, sampai saling memperebutkan kasih sayang orang tua.
Semua ini yang membuat keluarga itu lebih berwarna, komunikasi, kasih sayang saling melengkapi semua itu harus tetap terjalin.

Sumber: